Minggu, 01 Agustus 2021|Jakarta, Indonesia

Industri Pasar Mobil Bekas 'Ngos-ngosan', Begini Kiat OLX Autos Indonesia...

Herry Barus

Minggu, 20 Desember 2020 - 17:00 WIB

Ilustrasi Mobil Bekas OLX (ist)
Ilustrasi Mobil Bekas OLX (ist)
A A A

Thepresidentpost.id - Jakarta - Tahun 2020 memberikan dampak yang cukup besar kepada seluruh industri pasar mobil bekas dan juga ekonomi dari para pengguna. Hal tersebut telah menyebabkan  para  pengguna  mengurangi budget mereka.

Pada  studi  yang  baru - baru  ini dilakukan oleh OLX Autos Indonesia bertajuk “Used Cars Industry Behavior Shift”, melihat lima tren pelanggan yang terjadi pada pasar mobil bekas di 2020.

Perihal kepemilikan mobil, sebanyak  52%  responden  menyatakan  saat  ini  mereka  telah  memiliki  keinginan  untuk membeli   mobil,   dibandingkan   pada   masa   awal   pandemi   yang   hanya   22%.  

Untuk mengantisipasi  kenaikan  permintaan  ini,  berbagai  cara  dilakukan  oleh  para dealers untuk dapat  memfasilitasi  para  pengguna  pada  masa  pandemi. 

Kini  para dealers menawarkan pendekatan baru diantaranya ada free test drivedi rumah dan juga pertemuan secara pribadi.Tren  yang  terlihat  lainnya  adalah  adanya  peningkatan  penggunaan  mobil  di  keseharian pengguna.

Sebanyak 42% responden menyatakan saat ini telah menggunakan mobil pribadi dalam kegiatan sehari - harinya, dibandingkan dengan pada masa awal pandemi yang hanya 33%.

Faktor keamanan menjadi alasan pengguna dalam memilih mobil.

Namun di sisi lain, para  pengguna  pun  cukup  kesulitan  ketika  ingin  membeli  mobil  secara  kredit  karena  para dealers pun mengalami tantangan dalam jual beli mobil sepanjang tahun.

Berdasarkan  data  yang  dihimpun  OLX  Autos  Indonesia,  brand  mobil  asal  Jepang  masih menjadi favorit para pelanggan.

Berdasarkan studi yang sama, urutan mobil favorit pengguna di tahun 2020 adalah Toyota Innova, Toyota Avanza, Honda Jazz, Daihatsu Xenia, dan Honda Brio. Mobil MPV saat ini masih menjadi andalan para pelanggan untuk mendukung kegiatan sehari - hari mereka.

Keadaan setahun terakhir telah menyebabkan para pelanggan mengubah gaya  hidup  mereka  dengan  lebih  memprioritaskan  keamanan. 

Mobil - mobil  favorit  dari  para pelanggan sendiri didominasi oleh mobil dengan ruang cukup luas yang dapat mempermudah pelanggan yang saat ini dapat bepergian menggunakan mobil pribadi dengan orang terdekat yang telah mereka kenal sehingga dapat meningkatkan rasa aman.

“Dengan berbagai hal yang terjadi dan berdampak pada perubahan perilaku para pelanggan, OLX Autos terus melakukan inovasi - inovasi yang dapat memenuhi kebutuhan yang berbeda dari para pelanggan melalui OLX Autos Jual Mobil Instan, OLX Autos Authorized Dealers, dan layanan terbaru kami OLX Autos Jual - Beli - Tukar Tambah. Kami berharap dengan inovasi yang kami lakukan dapat membuat para pelanggan mendapatkan transaksi yang aman dan nyaman,” kata Johnny Widodo, CEO OLX Autos Indonesia.

OLX Autos Jual Mobil Instan, dengan layanan ini, pelanggan dapat menjual mobil dengan harga yang kompetitif dan mendapatkan layanan terbaik; OLX Autos Authorized Dealers, OLX Autos juga saat ini telah berkolaborasi dengan 12 dealer dan meluncurkan OLX Autos Authorized  Dealer. 

Tujuan  dari  dibentuknya  OLX  Autos  Authorized  Dealer  adalah  untuk berkembang    bersama,    memastikan    dealer   mendapatkan branding    exposure guna  menjangkau  lebih  banyak  pelanggan.

Terakhir  yang  baru - baru  ini  diluncurkan  adalah OLX Autos  Jual - Beli - Tukar  Tambah,  sebuah  layanan  terbaru  dari  OLX  Autos  untuk memfasilitasi pelanggan dalam jual, beli, dan tukar tambah mobil bekas.

Setelah sebelumnya pelanggan dapat melihat inventaris mobil secara online, sekarang pelanggan dapat melihat langsung di toko offline.

Di OLX Autos Jual - Beli - Tukar Tambah, pelanggan diberikan fasilitas seperti,  7  hari  garansi  barang  kembali,  30  hari  garansi  mesin,  inspeksi  mobil  dengan menyeluruh, home test drive, dan juga 1 tahun jaminan beli kembali.

Dengan  perubahan  perilaku  konsumen  sepanjang  tahun  2020,  ada  beberapa  hal  yang diprediksi  akan  menjadi tren  di  pasar  mobil  bekas  pada  2021. 

Di  atas  50%  dari responden percaya bahwa pergerakan ekonomi di Indonesia akan kembali ke normal pada paruh kedua di2021. 

Para  dealers  juga  meyakini  membaiknya  pasar  mobil  bekas  seiring  optimisme terhadap perkembangan dunia medis dalam menanggulangi pandemi.

Hal  ini  diperkuat  dengan  Bank  Indonesia  yang  telah  memiliki  beberapa  strategi  dalam pemulihan ekonomi 2021 seperti, pembukaan sektor produktif dan aman, percepatan realisasi stimulus fiskal, peningkatan kredit/pembiayaan kepada dunia usaha, keberlanjutan stimulus moneter dan makroprudensial, serta digitalisasi ekonomi dan keuangan, khususnya UMKM.

Prasyarat agar semua hal tersebut terwujud adalah vaksinasi dan disiplin protokol Covid - 19. Stimulus yang akan dilakukan oleh Bank Indonesia juga turut dapat mendukung pergerakan pasar mobil bekas.Tentunya  tren  pasar  mobil  bekas  kedepannya  akan  terus  berkembang. 

Menurut data  OLX Autos juga terdapat 5 hal yang akan menjadi tren dalam waktu jangka panjang di pasar mobil bekas,  diantaranya  pengguna  akan  cenderung  memilih  mobil  pribadi  sebagai  pendukung aktivitas mereka.

Transaksi jual beli mobil bekas akan semakin bergeser pada bentuk digital yang merupakan dampak dari pandemi; para pelanggan cenderung akan mencari transaksi lebih  aman  dengan one - stop  shop  end - to - end  services.

Pasar  mobil  bekas  akan  terus berkembang  dan  menciptakan  tren  bentuk  bisnis  baru  seperti  Car  Subscription;  dan  mobil hybrid/listrik  akan  dilirik  oleh  pelanggan  dan  mendapatkan  dukungan  pemerintah  dalam rangka mengurangi emisi karbon

.“OLX Autos Indonesia berkomitmen untuk membangun ekosistem pasar mobil bekas dengan memberikan layanan yang aman dan nyaman bagi pelanggan. Kami yakin perubahan perilaku konsumen yang lebih memilih membeli mobil pribadi karena faktor keamanan dan anggaran berpotensi  mempengaruhi  pertumbuhan  pasar  mobil  bekas  yang  lebih  besar.  Selain  itu, pelaku industri juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen dengan memberikan transaksi yang lebih aman. Ini, bersama dengan stimulus yang tepat dari pemerintah, akan membantu mendorong pertumbuhan kategori tersebut.” tutup Johnny.

Komentar

Berita Lainnya

Bisnis 17/02/2021 23:00 WIB

Mendorong Perluasan Akses dan Kemitraan Bisnis, Kementerian BUMN Gelar “PaDi UMKM Virtual Expo 2021”

Gelaran pameran tersebut merupakan upaya perlindungan, pendampingan dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia yang juga terdampak sangat serius oleh pandemi Covid-19.

Pemerintah 17/02/2021 22:30 WIB

Cegah Covid-19, Peruri Gelar Swab Antigen kepada Lebih dari 2.300 Karyawan

Tes swab antigen ini merupakan tahap pertama dari beberapa tahap tes yang akan dilakukan Peruri guna mengidentifikasi Covid-19 di lingkungan perusahaan secara keseluruhan.

Pemerintah 30/01/2021 15:15 WIB

Dukung Pelestarian Alam, KAI Lakukan Penghijauan Dengan Tanam 18.000 Pohon

Diharapkan dengan adanya bantuan program rehabilitasi lingkungan ini dapat mengembalikan kualitas lingkungan kawasan lereng gunung agar lebih hijau.

Pariwisata 30/01/2021 14:15 WIB

Dirut PT TWC Hadir Raker Bersama Menteri BUMN dan Menparekraf, Ini Pembahasannya..

Pengembangan wisata di Borobudur, menurut Menparekraf juga akan menyasar warga secara langsung, baik pengembangan UMKM yang ada di sekitar maupun juga destinasi serta paket wisata di sekitar Borobudur.

Pemerintah 30/01/2021 13:15 WIB

Bidik Pasar Internasional, Pertamina Jalin Kerja Sama dengan Kemlu

Nota Kesepahaman ditujukan untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi antara Kemlu dan Pertamina, serta memberi landasan kuat untuk kerja sama ke depan.