Sabtu, 18 September 2021|Jakarta, Indonesia

Benahi Segera Regulasi Penerbangan Hindari Kecelakaan Pesawat

Herry Barus

Minggu, 17 Januari 2021 - 10:02 WIB

Prof Ahmad Sudiro, pakar hukum penerbangan
Prof Ahmad Sudiro, pakar hukum penerbangan
A A A

Thepresidentpost.id - Jakarta - Sudah saatnya pemerintah sebagai regulator segera membenahi seluruh regulasi tentang tata kelola industri penerbangan Indonesia secara komfrehensif, khususnya masalah keamanan dan keselamatan penerbangan, demikian dikatakan Prof Ahmad Sudiro, pakar hukum penerbangan yang juga dekan Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara, Jakarta, Minggu (17/1/2021) saat diminta menanggapi kecelakaan pesawat SJ 182 di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara.

 Menurut Sudiro, pembenahan regulasi penerbangan Indonesia ini dilakukan agar tidak ada kejadian yang berulang dan tentu akan merugikan dan citra penerbangan Indonesia, “pembenahan ini wajib karena menyangkut semua aspek keselamatan dan keamanan,”kata Sudiro.

 Selain itu, Departemen perhubungan dan semua Lembaga terkait harus mampu melakukan pengawasan yang sangat ketat dan tidak ada toleransi dalam evaluasi aspek keamanan dan keselamatan, ”Hal ini sebagai suatu keharusan dan sebagai salah satu tindakan mitigasi untuk mencegah kecelakaan pesawat yang dapat merugikan konsumen penerbangan ke depan,”tegasnya.

 Terkati asuransi dan ganti rugi bagi korban Sriwijaya SJ - 182 menurut Sudiro, dengan tidak mengurangi rasaduka kepada keluarga korban, harusnya hak - hak waris harus segera dipenuhi dan diperhatikan oleh pihak yang bertanggung Jawab atas terjadinya kecelakaan tersebut. “Segera berikan ganti rugi atau kompensasi sebagai bentuk tanggung jawab kepada ahli waris, sehingga tidak  timbul masalah baru,”katanya.

 Menurut Sudiro, ganti rugi bagi ahli waris korban kecelakaan pesawat sesuai dengan Pasal 141 Undang - Undang No. 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan, dan Pasal 2 jo Pasal 3 Peraruran Menteri Perhubungan (PerMenHub) No. PM 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara, serta ketentuan Undang - Undang Perlindungan Konsumen (UUPK).

 Namun menurut Sudiro, ganti kerugian atau kompensasi dari Pengangkut ini tidak mengurangi dan tidak melepaskan pihak - pihak lain yang diduga turut bertanggung jawab juga untuk tetap dituntut ganti kerugian atas terjadinya kecelakaan pesawat Sriwijaya SJ - 182 jenis Boeing 737 - 500 tersebut.

Komentar

Berita Lainnya

Bisnis 17/02/2021 23:00 WIB

Mendorong Perluasan Akses dan Kemitraan Bisnis, Kementerian BUMN Gelar “PaDi UMKM Virtual Expo 2021”

Gelaran pameran tersebut merupakan upaya perlindungan, pendampingan dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia yang juga terdampak sangat serius oleh pandemi Covid-19.

Industri 17/02/2021 11:15 WIB

Jababeka Berikan Bantuan Sejumlah Peralatan Penunjang Posyandu di Cikarang Utara

Dalam kondisi pandemi ini akhirnya Posyandu beradaptasi agar bisa tetap memberikan layanan, yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Pariwisata 30/01/2021 14:15 WIB

Dirut PT TWC Hadir Raker Bersama Menteri BUMN dan Menparekraf, Ini Pembahasannya..

Pengembangan wisata di Borobudur, menurut Menparekraf juga akan menyasar warga secara langsung, baik pengembangan UMKM yang ada di sekitar maupun juga destinasi serta paket wisata di sekitar Borobudur.

Info Presiden 30/01/2021 12:15 WIB

Cegah Stunting, Presiden Jokowi Tunjuk BKKBN Pegang Kendali

Mempercepat upaya penurunan prevalensi stunting tersebut, Kepala Negara telah menugaskan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk menjadi ketua pelaksana.

Internasional 28/01/2021 13:15 WIB

Bidik Pasar Kopi Indonesia di Jerman Lewat Program Coffee Tasting

KBRI Berlin menggagas strategi uji cocok rasa kopi Jerman dan kopi Indonesia melalui kegiatan Coffee Tasting Kopi Populer di Pasar Jerman.