Sabtu, 18 September 2021|Jakarta, Indonesia

Dukung Pelestarian Alam, KAI Lakukan Penghijauan Dengan Tanam 18.000 Pohon

Krishna Anindyo

Sabtu, 30 Januari 2021 - 15:15 WIB

KAI Lakukan Penghijauan Dengan Tanam 18.000 Pohon (Photo by BUMN)
KAI Lakukan Penghijauan Dengan Tanam 18.000 Pohon (Photo by BUMN)
A A A

Thepresidentpost.id - Jakarta - Sebagai wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk mendukung kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Temanggung, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyerahkan Bantuan Pelestarian Alam Penghijauan “Sabuk Gunung Temanggung” berupa 18.000 Bibit Pohon senilai Rp200.000.000.

Bantuan Corporate Socal Responsibility (CSR) Program Bina Lingkungan Pelestarian Alam ini disampaikan di Kantor Bupati Temanggung. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Executive Vice President Daerah Operasi 6 Yogyakarta Asdo Artriviyanto yang disampaikan kepada Bupati Temanggung HM.

Al Khadziq bersama Kajari Temanggung Sunanto didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Temanggung Entargo Yutri Wardono selaku penanggung jawab penghijauan “Sabuk Gunung” Daerah Temanggung.

Bantuan tersebut diberikan untuk pengadaan bibit tanaman konservasi dengan rincian 8.000 bibit tanaman bambu, 5.000 bibit tanaman beringin, 5.000 bibit tanaman aren sebagai sarana rehabililitasi lingkungan dalam bentuk konservasi tanah dan air dengan lokasi penanaman di Lereng Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, dan Lereng Gunung Prau yang terdiri dari sebelas Kecematan di Kabupaten Temanggung.

Asdo Artriviyanto mengungkapkan bahwa KAI sebagai salah satu BUMN yang diberi amanah langsung oleh Presiden RI melalui Kementerian BUMN mempunyai tanggung jawab sosial kepada masyarakat, khususnya stakeholder. Tanggung jawab sosial yang diberikan KAI kali ini berkaitan dengan lingkungan, yaitu Pelestarian Alam.

“Kami mendukung penghijauan, tidak hanya di Kabupaten Temanggung, tetapi seluruh Indonesia,” ujar Asdo melalui keterangan yang diterima redaksi pada Sabtu (30/1).

Selain itu, di Kabupaten Temanggung, Daop 6 Yogyakarta juga diberi tanggung jawab oleh pemerintah untuk menjaga aset yang dikuasakan ke KAI.

Diharapkan dengan adanya bantuan program rehabilitasi lingkungan ini dapat mengembalikan kualitas lingkungan kawasan lereng gunung agar lebih hijau, sehingga berdampak pada meningkatnya derajat kesehatan masyarakat, sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar Lereng Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, dan Lereng Gunung Prau.

Disamping itu diharapkan juga dengan adanya penghijauan ini dapat mengurangi laju erosi tanah, mengurangi dampak global warming, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, serta meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Komentar

Berita Lainnya

Bisnis 17/02/2021 23:00 WIB

Mendorong Perluasan Akses dan Kemitraan Bisnis, Kementerian BUMN Gelar “PaDi UMKM Virtual Expo 2021”

Gelaran pameran tersebut merupakan upaya perlindungan, pendampingan dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia yang juga terdampak sangat serius oleh pandemi Covid-19.

Industri 17/02/2021 11:15 WIB

Jababeka Berikan Bantuan Sejumlah Peralatan Penunjang Posyandu di Cikarang Utara

Dalam kondisi pandemi ini akhirnya Posyandu beradaptasi agar bisa tetap memberikan layanan, yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Pariwisata 30/01/2021 14:15 WIB

Dirut PT TWC Hadir Raker Bersama Menteri BUMN dan Menparekraf, Ini Pembahasannya..

Pengembangan wisata di Borobudur, menurut Menparekraf juga akan menyasar warga secara langsung, baik pengembangan UMKM yang ada di sekitar maupun juga destinasi serta paket wisata di sekitar Borobudur.

Info Presiden 30/01/2021 12:15 WIB

Cegah Stunting, Presiden Jokowi Tunjuk BKKBN Pegang Kendali

Mempercepat upaya penurunan prevalensi stunting tersebut, Kepala Negara telah menugaskan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk menjadi ketua pelaksana.

Internasional 28/01/2021 13:15 WIB

Bidik Pasar Kopi Indonesia di Jerman Lewat Program Coffee Tasting

KBRI Berlin menggagas strategi uji cocok rasa kopi Jerman dan kopi Indonesia melalui kegiatan Coffee Tasting Kopi Populer di Pasar Jerman.